Assalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakaatuh,
Halo
teman – teman, kembali lagi dengan saya di postingan blog ke 9. Sama seperti
hari yang lalu, kami para mahasiswa kampus bisnis Umar Usman baych #7 masih
menjalani kegiatan matrikulasi. Hari ini kita para mahasiswa batch #7
melaksanakan matrikulasi hari ke-9. Pemateri hari ini masih sama, yaitu Mr.
Vandi. Hari ini Mr. Vandi mengajarkan kami tentang lanjutan dari materi
kemarin, dan juga memberikan test di akhir sesi.
Disaat
presentasi, Mr. Vandi mengajarkan kami
tentang sistem ESBI atau cashflow quadrant yang dibuat oleh Robert T. Kiyosaki.
Apa itu sistem ESBI? Sistem ESBI adalah sebuah sistem yang dilakukan oleh
Robert T. Kiyosaki untuk mencapai titik kesuksesannya pada saat ini. Sistem ini
mengajarkan kami untuk boleh bekerja menjadi karyawan di suatu tempat, namun
juga harus memiliki sebuah investasi diluar pekerjaan tersebut, seperti yang
dilakukan oleh Robert T. Kiyosaki.
Pada
tahap E, kita masih menjadi seorang karyawan untuk mencari uang. Pada tahap S
kita masih menjadi karyawan namun mulai mengembangkan bisnis dengan modal uang
gaji/ upah. Pada tahap B, kita sudah tidak lagi menjadi karyawan, dan mulai fokus
mengembangkan bisnis yang kita jalankan. Pada tahap I, kita sudah tidak perlu
lagi bekerja untuk mendapatkan uang, biarkan uang tersebut yang bekerja untuk
kita, hal tersebut bisa dicapai jika kita berinvestasi.
Selain
itu Mr. Vandi juga mengajarkan kami tentang time management mastery. Apa itu
time management Mastery? Time management mastery adalah perencanaan untuk
melakukan suatu kegiatan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan sumber
daya secara efektif, efisien, dan produktif.
Manajemen
waktu dibagi menjadi 4 bagian yaitu keharusan, efektivitas, tipuan, dan sia
sia. Manajemen waktu sangatlah penting bagi seorang pengusaha yang ingin
menjadi sukses. Karena bedanya pengusaha sukses dan yang tidak sukses adalah,
pengusaha sukses dapat mengatur segala kegiatan harian yang ia jalankan.
Sekian blog saya kali ini, semoga
bermanfaat. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Rabu 19 September 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar