Kamis, 05 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-2


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

                Hai teman-teman, kembali lagi bersama saya di postingan blog kedua. Pada blog kedua ini saya ingin menceritakan tentang bagaimana serunya matrikulasi hari ke-2 di Kampus Bisnis Umar Usman. Matrikulasi hari ke-2 jatuh pada hari Selasa 3 September 2019.

                Tidak seperti hari sebelumnya, matrikulasi hari ini dimulai langsung di aula Kampus Umar Usman. Di pagi hari, kegiatan kami diawali dengan tilawah quran yakni surah ar-Rahman, dan dilanjutkan dengan bermain games yang dipandu oleh para MC yang merupakan kakak fasilitator.             
                Dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Miss lily selaku wakil rektor dari kampus Umar Usman. Beliau menyampaikan materi-materi kurikulum kuliah kedepannya. Setelah miss Lily menyampaikan materi. Kami istirahat sejenak di jam makan siang. Lalu, Direktur filantropi DR. Imam Rulyawan yang menyampaikan presentasi bagaimana pentingnya badan amil zakat yaitu Dompet Dhuafa dalam membangun ekonomi umat Islam. Beliau bercerita tentang seorang petani yang hidupnya dibawah garis kemiskinan hingga untuk makanan sehari-hari nya pun ia sulit untuk mendapatkannya. Setelah ia dibantu oleh dompet dhuafa dalam permodalan bisnisnya, kini ia sudah dapat membayar zakat di dompet dhuafa. Begitu besarnya dampak dompet dhuafa dalam membantu orang orang yang kesulitan.
                Sekilas tentang DR. Imam Rulyawan, ya, sesuai dengan gelarnya beliau adalah seorang yang berprofesi sebagai dokter gigi. Meskipun seorang dokter, beliau juga aktif sebagai alim zakat di dompet dhuafa.
                Setelah mendapatkan ilmu dari para guru yang menyampaikan presentasinya di depan kami para mahasiswa Kampus Umar Usman, kami akhirnya dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok ini berfungsi agar kami bisa berkembang lebih maju dalam usaha dengan cara bertanya pada guru fasilitator kami. Saya sendiri mendapat fasilitator yaitu Mr. Hammam, ia merupakan seorang yang perhatian terhadap muridnya. Jadi saya dan kelompok saya merasa beruntung mendapatkan guru fasil seorang Mr. Hammam.



Sekian blog saya kali ini, sampai jumpa di postingan blog berikutnya
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
               
Jakarta, Selasa 3 September 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar