Jumat, 27 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-12

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Halo teman teman, berjumpa lagi dengan saya di postingan blog ke 12, ini merupakan blog terakhir yang bercerita tentang serunya kegiatan matrikulasi angkatan batch 7 di kampus bisnis Umar Usman. Nah, di hari terakhir ini yang menjadi bintang tamunya adalah ibu...  . Beliau adalah seorang pengusaha sukses di bidang pakaian, terutama pakaian islami yang biasa dipakai oleh keluarga. Merk yang beliau punya adalah Azkasyah. Beliau merupakan seorang lulusan sarjana s1 di Institut Pertanian Bogor, atau yang biasa kita sebut IPB.

Diawal merintis karir pengusahanya beliau mengalami masa jatuh bangun yang sangat berat, mulai dari ditipu, mengalami penurunan nilai jual, hingga bangkrut. Namun beliau sadar akan kesalahannya yaitu dulunya beliau merupakan salah satu orang yang meminjam uang di bank konvensional, karena itulah ia terjerat riba. Setelah sadar akan kesalahannya, beliau menjual seluruh aset yang dimilikinya, lalu membangun kembali usahanya dari awal. Syukur alhamdulillah langkah tersebut berhasil, hingga membuat beliau menjadi pengusaha sukses seperti sekarang.
Di sesi ke 2, kami didatangkan seorang wanita yang umurnya tergolong muda namun sudah memperoleh omset milyaran rupiah. Dulunya ia adalah seorang mahasiswi di kampus ITS atau yang biasa kita kenal dengan Institut Teknologi Surabaya. Beliau sudah memulai karir pengusahanya sejak duduk di bangku SMA, bahkan ketika kuliah beliau sudah mencapai omset puluhan juta per bulan. Dulunya ia adalah seorang leader MLM yang sukses, namun ia bercerita selama ia menjadi leader MLM anak laki lakinya terus merasakan sakit yang tak kunjung sembuh. Ingat akan cerita dari orang tua seorang penakluk konstantinopel yaitu Muhammad Al Fatih yang sangat dijaga oleh orang tuanya dari uang uang yang mengandung mudharat, ia pun memberhentikan karir MLM nya yang dianggap bisnis mudharat. Tak lama setelah itu ia pun membuat bisnis kosmetik yang barangnya sangat laris manis di pasaran hingga saat ini.
Sekian blog saya kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Rabu  25 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-10

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Hai teman teman kembali lagi bersama saya di postingan blog ke 10. Seperti biasanya, saya akan menceritakan bagaimana serunya hari hari matrikulasi di kampus bisnis Umar Usman. Pada hari ke-10 ini kami mendapatkan tamu special yaitu para alumni kampus bisnis Umar Usman. Para alumni yang datang menjadi bintang tamu hari ini berjumlah 7 orang yang merupakan pengusaha sukses di bidangnya masing masing. Ada yang di bidang konveksi, bidang SEO, bidang wedding organizer, bidang kuliner, dan juga reseller.

Para alumni menceritakan kisah jatuh bangunnya dalam membangun usaha. Ada yang ditipu jutaan, maupun ratusan juta. Namun satu hal yang saya dapatkan dari para alumni yang bericara didepan adalah jangan pernah menyerah dengan apa yang terjadi di dalam hidup, jika jatuh bangun, jika jatuh maka bangun lagi, itulah yang disebut dengan karakter seorang entrepreneur. Terdapat hal yang lucu ketika alumni menshare ilumnya didepan para mahasiswa batch 7 Kampus Bisnis Umar Usman yaitu saat owner store minuman yang terkenal yaitu munim berbagi tentang pengalamannya didepan, karena ia adalah mahasiswa yang hampir di DO dari Kampus Bisnis Umar Usman karena ia sering tidak hadir di jam kuliah karena urusan bisnis yang sedang dijalaninya. Karena itu dia bingung apa yang harus di share oleh dirinya di depan mahasiswa kampus bisnis Umar Usman karena dirinya dipenuhi surat SP pada saat masa kuliahnya.
Setelah kami mendapatkan materi dari banyak alumni pada sesi 1, pada sesi ke 2 kami mendapatkan kesempatan untuk bertanya secara lebih intens. Setelah istirahat, saya beserta teman teman 1 kelompok ruangan usman, dipersilahkan menuju ke ruangan kami. Disana terdapat 2 alumni yang siap menshare ilmunya kepada kami. Kami pun bertanya banyak hal kepada para alumni. Sangat banyak pelajaran yang bisa saya ambil pada matrikulasi hari ke 10 ini.
Sekian blog saya kali ini, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Senin 23 September 2019

Matrikulasi Hari ke-11

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Hai teman teman, selamat datang dan kembali lagi bersama saya di postingan blog ke 11. Matrikulasi hari ke 11 ini hari ini diisi oleh pembicara dari kitabisa.com dan juga dari owner ayam bakar mas mono. Salah satu yang saya cari dari kuliah di Kampus Bisnis Umar Usman adalah mendapatkan banyak jaringan orang orang pengusaha, terutama orang yang sukses, Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan nomor kontak dari mas mono.
Di pagi hari kami mendapatkan materi tentang socio preneur dari kitabisa.com, yaitu berbisnis sembari menolong orang lain. Ya, siapa yang tidak kenal dengan kitabisa.com, yang merupakan sebuah platform besar di Indonesia yang bergerak di bidang donasi untuk orang yang membutuhkan. Tidak hanya memberikan sejumlah uang kepada orang yang membutuhkan, kitabisa.com juga mengawasi progress lanjutan dari orang yang diberikan sumbangan tersebut, apakah membaik atau butuh bantuan lagi. Platform seperti ini sangatlah penting di Indonesia, terutama di Indonesia banyak sekali orang yang membutuhkan bantuan kita.
Pada sesi ke 2, kami didatangkan tamu yang sangat spesial yaitu Mas Mono. Mungkin salah satu dari kalian akan mengetahui warung makan ini.

Ya, beliau adalah pengusaha yang sangat sukses sekarang, cabangnya sudah mencapai 65 di seluruh Indonesia. Siapa sangka dulunya beliau adalah seorang pedagang gorengan pada saat pertama kali merantau ke Jakarta. Beliau juga pernah berjualan ayam bakar dengan gerobaknya didepan salah satu kampus di daerah tebet, yang tidak lama kemudian akhirnya digusur. Beliau sangat bersyukur karena digusur, akibat dari digusur itulah akhirnya tercipta sebuah warung ayam bakar mas mono. Dari semenjak itu, karirnya pun meningkat, meskipun telah banyak kejadian yang menimpa dirinya, beliau tetap bangkit kembali, itulah yang menjadikan dirinya seperti sekarang ini.

Satu hal yang mas mono pesan kepada kami yaitu, tetaplah berbakti kepada orang tua, dan selalu istiqomah dijalan Allah SWT.
Sekian blog saya kali ini, Sampai jumpa di postingan blog selanjutnya. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Selasa 24 September 2019

Jumat, 20 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-9

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Halo teman – teman, kembali lagi dengan saya di postingan blog ke 9. Sama seperti hari yang lalu, kami para mahasiswa kampus bisnis Umar Usman baych #7 masih menjalani kegiatan matrikulasi. Hari ini kita para mahasiswa batch #7 melaksanakan matrikulasi hari ke-9. Pemateri hari ini masih sama, yaitu Mr. Vandi. Hari ini Mr. Vandi mengajarkan kami tentang lanjutan dari materi kemarin, dan juga memberikan test di akhir sesi.
                Disaat presentasi, Mr. Vandi  mengajarkan kami tentang sistem ESBI atau cashflow quadrant yang dibuat oleh Robert T. Kiyosaki. Apa itu sistem ESBI? Sistem ESBI adalah sebuah sistem yang dilakukan oleh Robert T. Kiyosaki untuk mencapai titik kesuksesannya pada saat ini. Sistem ini mengajarkan kami untuk boleh bekerja menjadi karyawan di suatu tempat, namun juga harus memiliki sebuah investasi diluar pekerjaan tersebut, seperti yang dilakukan oleh Robert T. Kiyosaki.
                Pada tahap E, kita masih menjadi seorang karyawan untuk mencari uang. Pada tahap S kita masih menjadi karyawan namun mulai mengembangkan bisnis dengan modal uang gaji/ upah. Pada tahap B, kita sudah tidak lagi menjadi karyawan, dan mulai fokus mengembangkan bisnis yang kita jalankan. Pada tahap I, kita sudah tidak perlu lagi bekerja untuk mendapatkan uang, biarkan uang tersebut yang bekerja untuk kita, hal tersebut bisa dicapai jika kita berinvestasi.
                Selain itu Mr. Vandi juga mengajarkan kami tentang time management mastery. Apa itu time management Mastery? Time management mastery adalah perencanaan untuk melakukan suatu kegiatan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan sumber daya secara efektif, efisien, dan produktif.
                Manajemen waktu dibagi menjadi 4 bagian yaitu keharusan, efektivitas, tipuan, dan sia sia. Manajemen waktu sangatlah penting bagi seorang pengusaha yang ingin menjadi sukses. Karena bedanya pengusaha sukses dan yang tidak sukses adalah, pengusaha sukses dapat mengatur segala kegiatan harian yang ia jalankan.
Sekian blog saya kali ini, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Rabu 19 September 2019


Matrikulasi Hari Ke-8


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Hai teman – teman jumpa lagi bersama saya di postingan blog yang ke 8 ini. Pada hari ini saya dan para mahasiswa kampus bisnis Umar Usman Batch 7 mendapatkan materi tentang Time Mastery. Time Mastery ini mengajarkan kami tentang pentingnya seseorang untuk mengatur segala waktu dan aktivitas yang kita jalani sehari – hari. Masih sama seperti hari sebelumnya, pemateri hari ini adalah seorang ketua staff kurikulum kampus bisnis Umar Usman yaitu Mr. Vandi. Karena kemarin kami sudah menulis tentang mimpi kami di kertas yang dibagikan oleh Mr. Vandi. Sekarang kami di push, untuk mewujudkan mimpi yang kami tuliskan di kertas tersebut dengan cara mengisi kegiatan bisnis yang akan kami lakukan pada hari seterusnya, dan lamanya kami berkegiatan bisnis sehari hari. Kami diminta untuk berkomitmen pada apa yang sudah kami tuliskan di kertas tersebut.
                Tak hanya materi tentang mimpi, Mr. Vandi juga mengajarkan kami tentang prinsip matriks BCG, dimana di dalam matriks tersebut terdapat gambar sapi, anjing, tanda tanya, dan bintang. Seperti yang bisa kita lihat di bawah ini, grafik tersebut menunjukkan tipe seseorang dalam memperlakukan sebuah uang. Seekor sapi di cerminkan sebagai suatu usaha yang hasilnya bisa kita dapatkan (cash cow). Seekor anjing menggambarkan seseorang yang berpenghasilan minim dan menghabiskan uang sehari harinya juga secara minim. Sebuah tanda tanya menggambarkan seseorang yang memiliki gaji/ penghasilan yang sedikit, namun biaya hidupnya besar. Sebuah bintang menggambarkan seseorang yang kaya raya, dimana ia berpenghasilan tinggi dan juga memiliki biaya hidup yang tinggi
                Diawal jam siang kami mendapatkan hiburan dari teman satu angkatan kami yang sedang dihukum karena tidak hafal dengan nama teman 1 ruangan. Ada yang diberi hukuman dengan cara memberikan kalimat motivasi dan juga ada yang diberi hukuman untuk memberikan pertunjukkan yang cukup membuat kami tertawa yaitu sulap sulapan.
Sekian Blog saya kali ini, semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Jakarta, Selasa 17 September 2019



Matrikulasi Hari ke-7


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Halo teman – teman,  kembali lagi dengan saya di postingan blog ke – 7 hari ini saya beserta teman teman mahasiswa kampus bisnis Umar Usman batch #7 melaksanakan kegiatan matrikulasi hari ke-7, matrikulasi hari ini diisi oleh ketua kurikulum kampus bisnis Umar Usman yakni Mr. Vandi.
                Mr. Vandi mengajarkan kami bagaimana pentingnya untuk mempunyai sebuah mimpi. Kami para mahasiswa Umar Usman batch #7 diberi fasilitas untuk mewujudkan mimpi yang kami inginkan. Mr. vandi memberikan sebuah kertas kepada kami untuk menuliskan mimpi kami pada kertas tersebut. Tidak hanya menulis sebuah mimpi, kami pun juga menghitung presentase mimpi kami agar dapat diwujudkan dengan apa yang kita lakukan sekarang ini.  Di dalam kertas tersebut juga terdapat sebuah table kosong yang nantinya akan diisi dengan action plan harian yang kami isi.
                Pada sesi selanjutnya, Mr. Vandi mengajarkan kami bagaimana pentingnya mengelola uang. Uang yang baik adalah uang yang di investasikan, bukan uang yang dihabiskan untuk belanja, ataupun uang yang kita simpan. Lalu kami para mahasiswa batch #7 juga diajarkan mengenai arti kaya menurut Robert T. Kiyosaki. Menurut Robert T. Kiyosaki kaya adalah kondisi dimana pendapatan pasif Anda per bulan lebih besar atau sama dengan pengeluaran bulanan Anda.
                Setelah itu, kami juga diajarkan tentang bahanya siklus Rat Race, yaitu siklus seorang pekerja yang bekerja untuk uang, lalu uang tersebut dipakainya untuk berbelanja hingga berhutang dengan menggunakan kartu kredit. Lalu untuk melunasi hutang tersebut, ia akan bekerja keesokan harinya, dan pergi berbelanja lagi dan berhutang menggunakan kartu kredit lagi tanpa ada uang yang tersisa. Siklus ini sangat membahayakan bagi seorang pekerja. Dimana ia bekerja hanya untuk memenuhi gaya hidupnya saja, dan jika pekerja tersebut meninggal, ia hanya meninggalkan hutang bagi para keluarganya.
                Sekian blog saya kali ini, hikmah yang dapat diambil pada hari ini adalah janganlah membuat susah orang lain. Justru bantulah dan buat orang lain bahagia dengan kehadiran kita. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Jakarta, Senin 16 September 2019

Jumat, 13 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-6


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Hai teman – teman kembali lagi bersama saya di postingan blog ke 6, di hari Rabu yang sangat cerah ini kami para Mahasiswa Kampus Bisnis Umar Usman yang sedang menjalankan matrikulasi mendapat materi Instagram Marketing secara organik. Yaitu kiat – kiat yang harus dijalankan dalam menjalankan bisnis di Instagram tanpa mengeluarkan biaya.
                Setelah hari hari perkuliahan yang terus menerus diadakan di aula lt. 4. Akhirnya kami pindah ke tempat ruangan kuliah. Tidak seperti di ruangan aula, kami dipindahkan ke kelas berdasarkan kelompok kami. Seperti biasa, kegiatan pagi hari ini diawali dengan tilawah qur’an surah Ar-Rahman. Materi hari ini diisi oleh seorang alumni batch 6 yaitu Mr. Fadlus. Mr. Fadlus adalah seorang pengusaha sukses yang bergerak di bidang wedding organizer. Ia berbagi ilmunya kepada kami dengan cara presentasi. Ia menyampaikan cara agar Instagram kita dapat dilihat oleh banyak orang dengan 3 cara yaitu, posting, caper, dan promote.

1.       Posting
Kita dapat mengisi feed Instagram dengan berupa konten, foto produk, kuis/tebak tebakan, testimoni, dan giveaway.
2.       Caper
Caper/Cari perhatian adalah teknik untuk menarik calon pembeli agar mengunjungi akun Instagram kita. Dapat dilakukan dengan cara me-follow akun calon pembeli, me-like foto, ataupun memberikan komen di akun Instagram calon pembeli.
3.       Promote
Promote dapat dilakukan dengan cara me-share postingan akun Instagram bisnis kita melalui akun pribadi Instagram kita.
Pada dasarnya fungsi Instagram bisnis adalah untuk mengantarkan calon pembeli kita untuk menuju WA, marketplace (shopi, toped, bukalapar), maupun nomor telepon kita. Kita dapat menggunakan linktree untuk menghubungkan seluruh link / tautan marketplace dan wa.
Disela setelah istirahat, kami juga berkesempatan mendengarkan alumni yang menshare pengalamannya di bidang usaha yang dialaminya. Seperti ceritanya yang ditipu ratusan juta rupiah oleh temannya sendiri, dan kisah jatuh bangun usaha yang dilakukannya.
Sekian blog saya pada hari ke 6 matrikulasi, semoga dapat bermanfaat. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Rabu 11 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-5


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Halo teman teman, kembali lagi dengan saya di postingan blog kelima. Seperti biasanya saya akan menceritakan bagimana serunya kegiatan matrikulasi di Kampus Bisnis Umar Usman. Pada hari ini saya dan teman teman berkesempatan untuk belajar WhatsApp Marketing dari seorang yang dijuluki KING OF SELLING yaitu Mr.GO. Beliau merupakan sosok pengusaha sukses yang bergerak di bidang WhatsApp. Sebelum kami belajar, beliau memberi syarat bahwa kami tidak boleh mengeluh dan tidak boleh malu dalam berbisnis.
                Diawal penyampaian materi terdapat sebuah hal lucu yaitu dimana pada saat awal masuk matrikulasi Mr.GO yang merupakan seorang dosen di kampus bisnis Umar Usman ini disangka seorang mahasiswa oleh beberapa mahasiswa angkatan kami. Kejadian ini sangat lucu, dimana mahasiswa tersebut ingin berbuat baik ke Mr.GO dengan cara mengajaknya berangkat bersama ke kampus dari stasiun manggarai pembicaraannya di WA seperti ini “eh lu udah di mana? Mau berangkat bareng ga dari stasiun Manggarai? Gue bawa mobil nih.” Sontak suasana kelas pun menjadi penuh tawa. Karena seorang dosen disangka seorang mahasiswa oleh mahasiswanya sendiri. Hahaha. Lalu mahasiswa tersebut disuruh maju ke depan dan mendapatkan sebuah hadiah nobel berupa piring cantik.

                Lanjut ke materi praktik. Pada saat praktik beliau memberikan tips agar pesan broadcast dari WA bisa tersampaikan ke calon pembeli namun tidak ada tanda broadcast, sehingga pesan broadcast tersebut disangka pesan pribadi oleh para calon pembeli. Seluruh mahasiswa diminta untuk mematikan semua data, dan meng copy paste tulisan yang sudah bagikan di grup untuk diteruskan ke semua kontak yang dipunya. Setelah selesai meng forward pesan ke seluruh kontak. Mr.GO menyuruh menyalakan kembali data internet dengan hitungan mundur dan menyalakan volume dering nya secara full. Setelah data internet dinyalakan, Seisi ruangan menjadi ramai dengan chat wa balasan dari para calon pembeli. Bahkan ada yang sampai ditelpon. Lalu Mr.GO pun kabur dari ruangan untuk menghadiri rapatnya dengan mas Ippho santosa. Sontak mahasiswa di ruangan pun menjadi kebingungan bagaimana cara menangani calon pelanggan yang sudah di WA ini. Namun Mr.GO kembali pada sesi kedua di siang hari dan melanjutkan kembali materi yang ingin ia sampaikan.
                Sekian blog saya pada kali ini, Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Selasa 10 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-4


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
                Hai teman teman, berjumpa kembali dengan saya di postingan blog ke empat ini, pada hari ke-empat ini kami para mahasiswa kampus bisnis Umar Usman mendapat kesempatan untuk belajar apa itu bedanya skill dengan knowledge di bidang bisnis. Materi ini disampaikan oleh pak Arif, seorang dosen Umar Usman dan juga seorang konsultan bisnis.
                Cara beliau dalam menyampaikan sangatlah berbeda dari dosen dosen sebelumnya, dimana beliau meminta seorang volunteer untuk maju ke depan dan mensimulasikan perbedaan antara skill dengan knowledge dengan cara memberi contoh dalam merayu wanita, diceritakan seorang volunteer tersebut sudah mempunyai pengetahuan banyak dalam merayu wanita, namun tidak memiliki kemampuan untuk merayunya. Cara ini sangatlah efektif bagi saya yang mudah sekali mengantuk setiap jam pelajaran.

Coach Arif juga membuka sesi pertanyaan bagi kami para mahasiswa Kampus Bisnis Umar Usman Batch 7 untuk konsultasi mengenai usaha yang sedang kami jalankan. Diantara banyak pertanyaan, ada 1 pertanyaan yang cukup membuat saya sadar. Dimana orang ini menyampaikan pikirannya tentang produknya yang tidak cukup terkenal di nusantara saja menurutnya produk yang ia buat harus mendunia, lalu coach Arif menjawab dengan sangat jelas kutipannya seperti ini “ya, bagus itu memiliki mimpi produk mendunia, tapi dunia bisnis tidak semudah itu, bisnis yang baru saja dirintis tidak mungkin bisa langsung mendunia apalagi untuk seorang pemula di bidang bisnis, kita ambil contoh seperti ini, nasi padang itu enak ga? Ya sangat enak bagi kita para orang yang sudah bisa menikmatinya, nah kalau nasi padang kamu kasih makan ke bayi? Apa itu bagus? Apa itu enak bagi anak bayi tersebut?.” Begitulah kata kata beliau yang membuat saya sadar bahwa mempunyai mimpi yang tinggi itu bagus, namun sebagai pemula kita tidak boleh sok tahu, dan tetap harus hati – hati dalam menjalankan bisnis.
Di akhir acara kami diperlihatkan oleh MC yaitu para calon ketua mahasiswa Kampus Bisnis Umar Usman Batch 7. Semua calon ketua memperkenalkan dirinya masing” agar dikenal oleh para mahasiswa dan untuk pemilihannya di minggu depan.
Sekian blog saya kali ini. Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Jakarta, Senin 9 September 2019.

Kamis, 05 September 2019

Matrikulasi Hari Ke-3



Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,


                Halo teman-teman, kembali bersama saya di postingan blog ke-3. Pada matrikulasi hari ke-3 ini merupakan hari yang berat karena kami para mahasiswa batch 7 Kampus Bisnis Umar Usman mendapatkan materi tentang fiqih muamalah. Sekilas tentang fiqih muamalah ini adalah aturan autran dalam hal tukar menukar barang/ jual beli yang bermanfaat yang caranya telah ditentukan oleh Allah SWT dengan cara yang paling baik.

                Materi fiqih muamalah ini disampaikan oleh Coach Reni, Coach reni adalah seorang salah satu konsultan wanita di bidang ekonomi syariah yang aktif didalam bidang coaching. Coach Reni mengajarkan kami para mahasiswa batch 7 kampus bisnis Umar Usman tentang bahayanya riba, macam macam riba , syarat sah jual beli, dan hal hal yang dilarang dalam hal jual beli secara Islam. Berikut adalah macam macam riba yang saya pelajari disaat coaching:

1         Riba Qardh
Pengertian riba qardh adalah riba karena adanya persyaratan kelebihan pengembalian pinjaman yang dilakukan di awal akad  atau perjanjian hutang-piutang. Sehingga saat jatuh tempo hutang, pemberi hutang menerima pengembalian sebesar pokok ditambah kelebihan yang dipersyaratkan dari penerima hutang. Contohnya: rentenir

2       Riba Nasiah
adalah riba karena karena transaksi dua jenis barang ribawi yang sama namun dengan penanguhan penyerahan barang atau pembayaran.

3       Riba Fadhl
 pengertian riba fadhl adalah riba pada pertukaran barang ribawi sejenis dengan kualitas tidak sama atau kuantitas (jumlah) yang tidak sama.

Kurang lebih seperti itu hal yang saya dapatkan ketika coaching, di akhir presentasi kami para mahasiswa batch 7 Kampus bisnis Umar Usman diberi test untuk mengukur seberapa pahamkah kami dalam mendalami presentasi yang disampaikan oleh Coach Reni. Pada saat coach Reni menyampaikan materi saya berjuang melawan rasa kantuk dan saya berhasil menjawab 4 dari 5 pertanyaan di post test tersebut, Alhamdulillah…


                Sekian blog saya kali ini, terima kasih telah berkunjung ke blog saya, sampai jumpa di postingan blog saya berikutnya.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Jakarta, Rabu 4 September 2019


Matrikulasi Hari Ke-2


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

                Hai teman-teman, kembali lagi bersama saya di postingan blog kedua. Pada blog kedua ini saya ingin menceritakan tentang bagaimana serunya matrikulasi hari ke-2 di Kampus Bisnis Umar Usman. Matrikulasi hari ke-2 jatuh pada hari Selasa 3 September 2019.

                Tidak seperti hari sebelumnya, matrikulasi hari ini dimulai langsung di aula Kampus Umar Usman. Di pagi hari, kegiatan kami diawali dengan tilawah quran yakni surah ar-Rahman, dan dilanjutkan dengan bermain games yang dipandu oleh para MC yang merupakan kakak fasilitator.             
                Dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Miss lily selaku wakil rektor dari kampus Umar Usman. Beliau menyampaikan materi-materi kurikulum kuliah kedepannya. Setelah miss Lily menyampaikan materi. Kami istirahat sejenak di jam makan siang. Lalu, Direktur filantropi DR. Imam Rulyawan yang menyampaikan presentasi bagaimana pentingnya badan amil zakat yaitu Dompet Dhuafa dalam membangun ekonomi umat Islam. Beliau bercerita tentang seorang petani yang hidupnya dibawah garis kemiskinan hingga untuk makanan sehari-hari nya pun ia sulit untuk mendapatkannya. Setelah ia dibantu oleh dompet dhuafa dalam permodalan bisnisnya, kini ia sudah dapat membayar zakat di dompet dhuafa. Begitu besarnya dampak dompet dhuafa dalam membantu orang orang yang kesulitan.
                Sekilas tentang DR. Imam Rulyawan, ya, sesuai dengan gelarnya beliau adalah seorang yang berprofesi sebagai dokter gigi. Meskipun seorang dokter, beliau juga aktif sebagai alim zakat di dompet dhuafa.
                Setelah mendapatkan ilmu dari para guru yang menyampaikan presentasinya di depan kami para mahasiswa Kampus Umar Usman, kami akhirnya dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok ini berfungsi agar kami bisa berkembang lebih maju dalam usaha dengan cara bertanya pada guru fasilitator kami. Saya sendiri mendapat fasilitator yaitu Mr. Hammam, ia merupakan seorang yang perhatian terhadap muridnya. Jadi saya dan kelompok saya merasa beruntung mendapatkan guru fasil seorang Mr. Hammam.



Sekian blog saya kali ini, sampai jumpa di postingan blog berikutnya
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
               
Jakarta, Selasa 3 September 2019

Rabu, 04 September 2019

Matrikulasi hari ke-1


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Halo teman-teman, Selamat datang di blog pertama saya. Perkenalkan, nama saya Abdurrazak Syakir Muharam, Seorang mahasiswa dari salah satu kampus bisnis islami di daerah Jakarta selatan. Tujuan saya membuat blog ini adalah untuk menyelesaikan tugas dari kampus, hehe. InshaAllah jika ada kisah” menarik dalam perjalanan saya, maka akan saya tulis di blog ini. Langsung saja yuk kita menuju cerita utama dari blog ini.

                Ya, sesuai dengan judul dari blog ini, saya akan menceritakan bagaimana serunya hari pertama saya kuliah di kampus Umar Usman yang terletak di daerah Pasar Minggu. Begitu masuk ke kampus, saya langsung membuat antrian untuk di cek kelengkapan attribut serta kerapihan rambut, yang diperiksa oleh salah satu kakak fasil yang biasa dipanggil Mr. Akshan . Karena pada saat itu rambutku masih pendek dan attribut lengkap, jadi dibolehkan untuk masuk kedalam barisan. Walaupun banyak juga sih yang tertahan Karena rambut yang belum rapih dan atribut yang tidak lengkap. Setelah itu kami berbaris untuk morning briefing dan meneriakkan yel-yel Umar Usman dan juga yel-yel untuk membuat para peserta matrikulasi bersemangat mengikuti kegiatan pada pagi hari itu.



                Saat tiba didalam ruangan aula, kami diberi kesempatan untuk mendapatkan sebuah materi yang sangat penting bagi seorang calon pengusaha, yang disampaikan oleh salah satu founder dari Kampus Bisnis Umar Usman yaitu Ipho Santosa. Beliau adalah sesosok pengusaha sukses. Beliau memiliki cita-cita untuk membangun ekonomi masyarakat Indonesia, terutama warga muslim untuk mengikuti salah satu ajaran dari Rasulullah SAW yakni berniaga. Tidak hanya Rasulullah SAW yang berniaga untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya, bahkan hampir semua sahabat nabi juga berdagang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu kata-kata yang mas Ippho Santosa berikan dan sangat berbekas di pikiran saya adalah “Jangan mau jadi orang Islam yang dhuafa, sehingga menjadi beban di masyarakat sekitar. Jadilah seorang muslim yang kaya raya sehingga dapat menolong orang-orang disekitar.”. Kurang lebih seperti itu kutipannya.
Sekian blog saya kali ini, sampai jumpa di postingan blog berikutnya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Jakarta, Senin 2 September 2019.